Gaya Berkendara yang Membuat Belt Roller Cepat Rusak

04 May 2018 Views : 385 news

Gaya Berkendara yang Membuat Belt Roller Cepat Rusak

Gaya berkendara setiap orang berbeda-beda. Ada yang suka kebut-kebutan, ada pula yang suka jalan pelan di sisi kiri jalan. Gaya berkendara akan menentukan kondisi motor, apakah bensinnya cepat boros atau tahan lama. Nah, gaya berkendara juga bisa menentukan cepat atau tidaknya belt roller rusak. Ada beberapa kebiasaan buruk saat berkendara yang sebaiknya dihindari, demi belt roller yang tahan lama, yaitu :

1. Menekan gas penuh dan rem bersamaan

Melakukan hal ini akan menambah beban kerja dari Belt Roller sehingga akan mempercepat kerusakan dan memperpendek umur dari Belt Roller/

2. Menurunkan gas di jalan turunan

Prinsip kerja transmisi CVT berdasarkan kecepatan/daya sentrifugal pada drive pulley. Menurunkan gas pada jalan turunan akan berdampak pada penurunan daya sentrifugal pada drive pulley secara tidak langsung. Melakukan ini secara terus menerus akan memperpendek umur dari Belt Roller.

3. Sering Gonta-Ganti Menekan Rem dan Gas secara penuh

Perilaku ini membuat beban kerja transmisi CVT bertambah. Beban kerja transmisi CVT yang tinggi akan akan memperpendek waktu pakai dari beberapa komponen motor seperti kampas kopling dan belt roller.

4. Sering menekan tuas rem secara terus menerus

Menekan tuas rem secara terus menerus akan memanaskan bagian kopling, yang juga ikut memanaskan transmisi CVT. Hal ini akan membuat belt roller umurnya jadi pendek.

 

Mengganti kebiasaan berkendara memang susah, namun harus dimulai dari sekarang, bro.

 

Related News

Whoops, looks like something went wrong.